Tampilkan postingan dengan label holiday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label holiday. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Maret 2011
Euridic yang tersesat dalam cerita Orion
Sungguh, terlalu banyak cerita, luapan kata-kata yang ingin aku ungkapkan pada gugusan bintang lain, pada Aurora, yang perannya tertutupi olehku dalam cerita ini, hingga aku hanya bisa berkata “sabar ya!” kepada Aurora yang beraut datar. Kini aku sadar, bukan aku peran utama di sini. Aurora-lah peran utamanya. Aku hanya Euridic yang terjebak dalam cerita sang ‘Orion’. Aku yang banyak ambil peran yang tak seharusnya aku mainkan. Aku yang berpetualang terlalu jauh, lalai dari peran yang harusnya aku mainkan, menerobos panggung sang ‘Aurora’. Tapi, kulakukan kesalahan, aku tak bisa menjaga sang orion. Salahku. Semuanya kesalahanku. Tak sepantasnya aku berpura-pura menjadi aurora yang hatinya benar-benar luluh lantak tatkala Orion lepaskan panah cintanya. Aku hanya euridic yang harusnya bermain dengan orfeus, dengan kekonyolannya dan semua mimpi-mimpi ini tentang Orfeus. Yah, ternyata aku sama konyolnya dengan orfeus. Aku senang berteman dengan orion, tertawa dan bercanda bersamanya sebagai teman, bukan sebagai orang yang mencintainya. Walau, aku masih tak rela ia bersama dengan yang bukan Aurora. Aurora yang pantas mendapatkannya, atau satu diantara gugusan bintang lain, selain mereka tidak ada yang pantas. Tak apa aku yang tanggung semua rasa sakit ini, biarlah. Karena ini salahku. Maafkan aku aurora…maafkan kekonyolanku dan semua petualangan anehku. Aku hanya Euridic yang tersesat dalam cerita Orion.
Kamis, 30 Desember 2010
winter story
Actually, it’s like winter’s holiday. Aku hanya habiskan liburanku dengan mendekam diri di rumah dengan sisa cadangan makanan yang ada. Di luar cuaca buruk. Salju turun menyelimuti rumahku selama berhari-hari. Semua orang yang keluar rumah mengenakan mantel. Yeah, anggap saja debu-debu vulkanik itu sebagai saljunya, dan masker pelindung hidung itu sebagai mantel. Beberapa kilometer di sana ada sebuah gunung. Terbatuk-batuk dan mengeluarkan abu vulkanik. Ingin rasanya aku memeluknya dan mengatakan “believe me when I said, It’s gonna be okay’. Gunung itu mengingatkanku akan bau tanah basah enam bulan lalu, arah anginnya, hembusan udara, hati penghuninya, keadaan kota, suasanya, yah suasananya terlalu hafal aku akan semua enam bulan lalu itu. Alunan nada, melodi, harmoni yang terlalu kekal untuk bisa dilupakan begitu saja. Enam bulan ini masa-masa pertamaku menjadi anak SMA. Aku tak di kota ini lagi menuntut ilmu. Yah, aku tinggalkan semua cerita di sini, berusaha melupakannya. Mengganti semuanya dengan cerita-cerita baru. Banyak hal-hal baru yang aku temui, dan cerita-cerita indah yang menggantikan cerita lamaku itu. Aku merasa berhasil lupakan cerita lama itu dengan ganti cerita yang indah dan begitu banyak yang kudapatkan di lingkungann baruku. Teman-teman yang hebat, asramaku yang tenang, sekolahku yang besar. Ketika aku kembali ke kota ini. Ah, ingat lagi aku akan semua sebelum enam bulan semester pertama di SMA itu. Tapi ya sudahlah kenangan hanya kenangan. Tuhan, hidup ini begitu indah. Terima kasih atas semuanya.
Rabu, 15 September 2010
Mr. Crab
woooo. tidak rasanya ingin sekali aku menyentuh dunianya. yang bebas, muda, dan bergairah. tapi aku tidak mengenalnya. ini hanya bermula dari plurk.
FOREVER YOUNG I WANT TO BE FOREVER YOUNG
your smile : Mr.Crab
FOREVER YOUNG I WANT TO BE FOREVER YOUNG
your smile : Mr.Crab
Langganan:
Postingan (Atom)
